Tips Memilih Mesin Cuci Untuk Usaha Laundry

Tips Memilih Mesin Cuci Untuk Usaha Laundry

Tips Memilih Mesin Cuci Untuk Usaha Laundry

Tips Memilih Mesin Cuci Untuk Usaha Laundry
Untuk memilih mesin cuci yang cocok dengan usaha laundry kita tentu tidaklah mudah, karena banyak sekali jenis mesin cuci yang ada dipasaran. Berbagai merk, fasilitas dan harga yang ditawarkan sangat bervariasi, namun untuk memilih mesin cuci ada dua pilihan umumnya yaitu jenis mesin cuci top loading atau jenis mesin cuci front loading. Diantara kedua mesin cuci itu memiliki tampilan berbeda-beda dan spesifikasi yang berbeda juga.

Sebelum menentukan pilihan kita, tentunya kita harus tahu tips memilih mesin cuci untuk usaha laundry yang sesuai dengan fungsinya dan memahami cara kerja mesin cuci sesuai jenisnya. Anda juga harus mengetahui apa itu mesin cuci Top Loading dan Front Loading, berikut ini ulasan selengkapnya yang bisa menjadi informasi yang bermanfaat bagi pengusaha laundry sebelum menentukan pilihan mesin cucinya.

A. Mesin Cuci Top Loading
Memiliki bentuk kotak, buka pintu atas, memiliki agitator tengah tabung yang berkerja sebagai alat bergolak air dan pakaian.

B. Mesin Cuci Front Loading

Memiliki bentuk kotak, buka pintu depan, bisa di stack atau di tumpuk untuk yang memiliki ruang minim dan keuntungan mesin front loading sudah menggunakan US Departement ‘Energy Star’ label.

Apa saja perbedaan mesin cuci jenis top loading dan front loading :

1. Dari Segi Efesiensi
a. Top loading
Mesin top loading memerlukan cukup banyak air untuk menutup pakaian dalam tabung dan sistem transfer air dengan cara manual atau masih menggunakan jasa untuk menunggunya sampai di batas kecukupan. Dan untuk pembilasannya top loading melakukan hal yang sama seperti pencucian.
b. Front loading
Mesin front loading hanya memerlukan sepertiga jumlah air,karena tabung berputar secara horizontal dan gravitasi putaran menjatuhkan atas-bawah pakaian ke air. Untuk pembilasan dengan sitem semprotan air dan tabung terus berputar. Karena model front loading tidak memiliki agitator, jadi ruang untuk penyucian lebih banyak.

2. Dari Segi Ruang
a. Top loading
Model top loading bisa di sejajarkan secara verikal dengan mesin tambahan, tidak bisa di stack/ tumpuk karena memiliki pintu buka atas, persiapkan tempat agak luas untuk menempatinya.
b. Front loading
Untuk model front loading dan memiliki tombol operasi di atas pintu depan, model ini bisa di lakukan dengan stack atau tumpuk dengan model front loading lain, misal : mesin cuci stack dengan dryer. Hal ini bisa di manfaatkan untuk yang memiliki ruangan yang sangat minim, dan Anda bisa meletakkan alat tambahan lain untu mencuci.

3. Dari Segi Pengoperasian
a. Top loading
Untuk memulai perjalanan siklus top loading, cara menuang kimia laundry masih dengan manual. Saat air sudah memenuhi batas, ada dapat menuangkan sebelum berjalan. Tiapk memiliki dispenser untuk penampungan.
b. Front loading
Yang satu ini bisa memperingkaskan waktu, karena disisi depan dekat tombol program memiliki dispenser yang berfungsi untuk menampung detergent pada saat muali mencuci, softener untuk pembilasan otomatis, pemutih untuk kain tertentu yang akan di lakukan.

4. Dari Segi Pemakaian Detergent
a. Top loading
Pilihan detergent untuk mesin top loading bisa berbagai macam, mau yang bubuk atau cair. Pakailah alat takaran detergent agar tidak terjadi kelebihan sabun.
b. Front loading
Untuk mesin front loading di rekomendasikan menggunakan sabun cair/ liquid. Jika Anda memiliki keingina memilih detergent bubuk tidak masalah.

Bagaimana Fresher, sudah bisa menentukan pilihan mesin cuci untuk usaha laundry Anda? Sekian ya Fresher, semoga informasi tips cara memilih mesin cuci untuk usaha laundry ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Salam Sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *